10 Tips Membangun Tim Kerja yang Solid dan Efektif
Tidak dapat ditampik bahwa
perubahan-perubahan terhadap cara kerja selalu diperbaharui untuk
menghasilkan kinerja yang lebih baik. Ide-ide segar bermunculan
memberikan nilai tambah pada efektifitas kinerja karyawan.
Hal ini sangat berkaitan dengan banyaknya konflik yang terjadi baik antar karyawan dan manajemen.
Konflik
ini bisa timbul karena sinergi yang lemah di antara karyawan sehingga
produktivitas kerja pun menurun. Maka, manajemen perlu selalu
memperbaharui dan menemukan cara kerja terbaik.
Banyak cara yang bisa
dilakukan, salah satunya yaitu dengan membentuk tim kerja atau teamwork.
Sebelum membahas mengenai teamwork atau yang akan kita sebut pada artikel ini tim kerja, maka saya perlu menjelaskan perbedaan antara tim kerja dan kelompok kerja.
Kelompok kerja adalah perkumpulan dua atau lebih orang yang berinteraksi untuk berbagi informasi dan membantu akan pembuatan keputusan di wilayah tanggung jawab masing-masing.
Sedangkan, tim kerja tidak hanya sekedar
berbagi informasi, namun juga terlibatnya koordinasi antar anggota tim
dengan sebuah sinergi positif. Jika sifat kelompok kerja
pertanggungjawabannya adalah kepada individu dengan ketrampilan kerja
yang bervariasi.
Maka, tim kerja memiliki dua tanggung jawab, individual dan mutual dengan ketrampilan yang saling melengkapi antar anggota.
Lalau bagaimana cara membangun tim kerja yang solid dan efektif?
1. Tetapkan tujuan tim
Menetapkan tujuan dari dibentuknya
sebuah tim kerja akan membantu tim Anda selalu berada di jalur yang
tepat untuk melakukan upaya-upaya meraih kesuksesan. Komunikasikan
tujuan dan harapan apa yang ingin Anda capai kepada tim kerja. Sehingga,
mereka memahami apa yang Anda inginkan sebagai seorang pemimpin tim. Jika anda mempunyai impian untuk memiliki sebuah mobil mewah atau mobil
klasik dengan harga yang sangat terjangkau maka tempatnya hanya ada di olx lelang mobil jakarta
Tim efektif adalah tim yang
masing-masing anggotanya mempunya visi dan misi yang selaras sehingga
dapat bersinergi dalam mencapai tujuan awal.
2. Kepemimpinan
Bagian yang tak kalah penting dari
sebuah tim kerja adalah pemimpin yang tegas dan bijaksana. Pemimpin
disini berkewajiban untuk memastikan para anggota tim berkontribusi
dengan menerapkan ketrampilan-ketrampilan yang mereka miliki sesuai
dengan beban kerja masing-masing.
Dalam beberapa kasus, terkadang pemimpin
tidak mutlak diperlukan. Bahkan tim yang dapat mengelola diri sendiri
tanpa intervensi manajer atau pemimpin memberikan hasil yang jauh lebih
baik. Ini dikarenakan, biasanya pemimpin terlalu banyak memberikan tugas
kepada tim tersebut.
Namun, pada kasus yang lain pemimpin
yang dipercaya oleh anggota tim akan memberikan stimulasi positif bagi
hasil kinerja tim daripada tim tanpa leader.
Oleh karena itu, perlunya pemimpin
membentuk kepercayaan pada anggota tim serta menularkan suasana positif
yang dimilikinya melalui kejujuran dan transparansi. Sehingga, tim masih
dapat berjalan efektif meskipun saat pemimpin berada di tempat kerja
maupun tidak.
3. Rancangan Pekerjaan
Buatlah rancangan pekerjaan atau misi
apa saja yang harus dilakukan oleh setiap anggota tim kerja untuk
mencapai visi tim. Desain pekerjaan dapat berupa rincian tugas dan
pembagiannya, memberikan skala prioritas, serta timeline.
4. Kolaborasi
Tim tanpa kolaborasi mungkin bisa dikatakan nothing. Bagaimana Anda menginginkan sebuah tim solid dan efektif tanpa ada kerjasama?
Kolaborasi memungkinkan sharing skills
antara anggota tim dengan memberikan kontribusi yang berbeda-beda dari
setiap anggota tim pada pekerjaan. Sehingga, setiap anggota tim saling
melengkapi dalam menyelesaikan misi. Bekerjasama memungkinkan pekerjaan
selsesai dengan efektif, tepat waktu daripada bekerja secara individu.
Untuk membentuk kolaborasi yang baik
sangat berkaitan erat dengan faktor-faktor lain yang saya sebutkan pada
artikel ini. Yaitu anggota tim mengerti tanggung jawab masing-masing,
pemimpin yang selalu men-support dan memberikan feedback, serta hubungan antar anggota tim berjalan baik.
Maka, secara tidak langsung kolaborasi antar anggota tim akan tercipta.
Membangun hubungan kepada anggota tim.
Untuk membangun sebuah hubungan, maka
pertama kali Anda harus mengetahui karakteristik mereka. Apa saja
keahlian, ketrampilan, kelemahan serta hal apa yang membuat mereka
termotivasi.
Hal ini membantu Anda untuk mengerti apa kebutuhan mereka. Anda akan lebih mudah merancang dan memetakan pekerjaan anggota tim.
Alih-alih memberikan seabrek
tugas kepada tim, berikanlah suatu proyek yang memacu mereka untuk
memunculkan solusi atas masalah mereka sendiri. Jika diperlukan
tawarkanlah bantuan dan bertindaklah sebagai mediator.
Membangun hubungan antar karyawan
Berikan kebebasan kepada para anggota
tim untuk bekerja sama dengan teknik mereka sendiri. Komunikasi yang
terjalin di antara anggota tim akan lebih membuka pikiran mereka
bagaimana rekan satu tim mereka bekerja serta karakteristiknya. agen bola merupakan tantangan bagi pecinta sepak bola.
Tugas Anda adalah memeriksa kerjasama
tersebut dan pikirkanlah strategi untuk meningkatkan komunikasi,
kepercayaan, serta kerjasama. Degan begitu produktivitas tim Anda akan
meningkat.
5. KOMITMEN
Komitmen bila Anda telusuri terbagi menjadi tiga yaitu komitmen afektif, normatif dan continuance.
Beberapa orang berkomitmen dengan
beberapa alasan di atas. Lalu yang menjadi kunci adalah bagaimana Anda
dapat menghadirkan komitmen tersebut pada sebuah tim yang Anda pimpin.
Anda dapat memancing terbentuknya komitmen tersebut dengan keterlibatan
kerja, keuntungan-keuntungan apa yang anggota tim dapatkan jika dapat
mencapai visi tim, membentuk hubungan yang baik antar anggota.
Pastikan Anda mengkomunikasikan ekspektasi Anda kepada tim dan mereka sependapat dengan Anda.
6. PENGHARGAAN
Berikanlah penghargaan atas usaha keras,
ide, dan kreativitas tim yang telah dituangkan pada pekerjaan. Ingin brand dan produk Anda dipromosikan oleh influencer di social media? Langsung saja ke influencer marketing benefits sekarang juga. Meskipun
terkadang anggota tim tidak meminta, namun pujian tulus dari atasan
atau pimpinan secara emosional akan memberikan semangat dan dorongan
untuk lebih berkembang.
Insentif berupa uang mungkin juga diperlukan. Motivasi berupa reward atas kinerja bisa menjadi salah satu yang sepertinya sepele namun berdampak besar untuk membangun tim kerja ( team building ) yang lebih solid dan efektif.
Penting juga memberikan dua reward baik penghargaan untuk tim maupun individu.
7. PENGENDALIAN
Rapat bisa menjadi alternatif pemimpin
untuk mengendalikan apakah tim sudah melakukan pekerjaannya selaras
dengan visi. Anda juga dapat menanyakan seberapa jauh progress
yang telah dihasilkan. Apakah ada kendala dan hambatan saat menjalankan
setiap tugas? Apakah ada konflik yang perlu diselesaikan dan
dimusyawarahkan?
Kontrol sangat penting dilakukan
mengingat terkadang tim mungkin akan kehilangan arah saat mengerjakan
tugas yang bagi mereka terlalu kompleks. Menyatukan, menyadarkan dan
mengembalikan mereka ke misi yang seharusnya. Pengendalian membantu kita
untuk memastikan
bahwa para anggota tim melaksanakan tanggung jawabnya
dengan benar.
8. FASILITAS YANG MEMADAI
Membangun sebuah tim atau team building
berarti Anda menyetujui bahwa setiap usaha yang dilakukan tim akan
didukung oleh manajemen. Manajemen harus memastikan terpenuhinya
kebutuhan akan fasilitas-fasilitas seperti alat, perlengkapan, termasuk
dana. Bila dukungan akan fasilitas tersebut terkendala, maka hal itu
akan menghambat kinerja tim.
9. Tim Virtual
Tidak ada salahnya membangun tim virtual jika memang dibutuhkan. Yang dimaksud tim virtual disini adalah tim yang dibangun sebagai solusi hubungan jarak jauh melalui komunikasi online.
Banyak
perusahaan di Eropa dan multinasional menerapkan tim virtual. Sudah
barang tentu alasannya adalah keterbatasan tempat dan waktu. Perusahaan
multinasional dengan cabang di berbagai negara mengalami masalah
kurangnya kolaborasi, kordinasi, dan komunikasi pada satu waktu dan
tempat yang sama.

Apakah tim virtual dapat dibangun dengan efektif dan berhasil? Tentu saja.
Walaupun kelemahan tim virtual mungkin akan membatasi terbentuknya hubungan yang lebih dekat antar karyawan.
Beberapa kelebihan tim virtual yaitu pertama
penghematan waktu dan biaya, dimana para manajer tidak perlu berpindah
dari satu kota ke kota lain, atau dari negara satu ke negara lain hanya
untuk melakukan meeting membahas proyek tertentu.
Kendala-kendala kecil hingga kompleks langsung dapat ditemukan solusinya
dengan cepat tanpa hambatan waktu dan tempat.
Kedua, tim virtual akan
fokus pada memaksimalkan pekerjaan mereka dibandingkan mengurusi
masalah karakteristik individu anggota tim lainnya.
Ketiga, tim virtual
mungkin akan menjadi lebih memberikan banyak ide, kreativitas, serta
pemecahan masalah yang beragam. Dimana misalnya budaya kerja antar
negara atau kota yang berbeda sehingga ide-ide yang muncul juga akan
beragam.
Tentunya yang harus diperhatikan dari
tim virtual yaitu bagaimana Anda mengatur waktu Anda dengan tim Anda.
Semisal perbedaan waktu di berbagai negara, sehingga Anda harus
mencocokkan waktu dengan negara lain saat melakukan pertemuan dengan video conference. Serta menyelesaikan konflik yang mungkin terjadi akibat perbedaan budaya.
10. Gunakanlah Aplikasi Untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja
Perusahan-perusahaan multinasional yang menerapkan tim virtual pastilah memerlukan dukungan aplikasi atau software yang memungkinkan mereka berkomunikasi dari jarak jauh dengan cepat, efektif, dan efisien.
Umumnya mereka menggunakan video conference,
email, aplikasi kolaborasi seperti dokumen, sheets, dan slide. Namun,
tidak perlu khawatir bila perusahaan Anda mencari software apa yang
menyediakan kesuluruhan paket tersebut.
Google memberikan solusi yang terbaik
bagi perusahaan multinasional untuk meningkatkan produktivitas kerja.
Dengan cara kerja baru tim virtual tidak kesulitan mendapatkan akses
untuk bertemu dimana saja, kapan saja, platform apa saja.
G Suite adalah paket aplikasi yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja perusahaan Anda yang berisi email dengan nama domain perusahaan (kredibilitas perusahaan akan naik), dokumen, sheets, slide, serta hangout untuk kolaborasi secara real time.
Komentar
Posting Komentar